Target Indonesia Bangkit (IB) dalam Pilpres 2014 (Bag.1)

7 Target Indonesia bangkit
Seperti Anda fahami bahwa sebuah target yang baik adalah target yang mampu memberikan jawaban atas pertanyaan Apa?, Kapan?, Mengapa dan Bagaimana?

Dari Gambar disamping Anda mungkin sudah cukup mampu menterjemahkan target-target yang dipaparkan, atau mungkin Anda sudah membayangkan seperti apa Indonesia jadinya jika salah satu dari target ini dapat kita raih. Untuk menjawab pertanyaan berikut disampaikan rincian target jangka pendek IB yang terbagi dalam 7 tingkatan tujuan yaitu : 
  1. Tingkat Utama (Purna ) adalah tujuan purna atau utama dan cita-cita tertinggi dimana pemimpin itu terpilih sesuai pilihan dan usulan masyarakatnya sendiri. Dimana Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang di Usul Dukung Pilih (SULUH) IB menyetujui kontrak politik Indonesia Bangkit (KOTIB) dan diterima partai politik (Parpol) untuk maju sebagai Capres dan Cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Hal ini dapat terjadi ketika Gerakan IB ini mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat, dan bahkan kita dapat ikut andil dalam memenangkan salah satu partai politik dalam pemilu legislatif, sehingga partai tersebut dengan ikhlas mengusung Capres dan Cawapres yang di SULUH (usul, dukung dan pilih) IB. Jika tujuan ini yang menjadi target, maka Gerakan IB menggerakan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB)  maupun dana hasil pengalangan sumbangan/donasi bekerjasama dengan Parpol untuk memenangkan Capres dan cawapres yang di SULUH IB dan Parpol pada Pilpres 2014. 
  2. Tingkat VI (Wasana ) adalah tujuan wasana yang berarti kedewasaan bangsa dalam berpolitik, dimana ada gabungan antara Capres hasil SULUH IB dan Cawapres Hasil SULUH Parpol menyetujui kontrak politik IB untuk maju sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2014. Ini dapat terjadi jika respons masyarakat juga luar biasa seperti pada tujuan purna, namun secara etika minimal ada wakil partai yang ikut mendampingi capres IB. Jika tujuan ini yang menjadi target, maka Gerakan IB menggerakan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB) maupun dana hasil pengalangan sumbangan/donasi bekerjasama dengan Parpol untuk memenangkan Capres dan cawapres pada Pilpres 2014. 
  3. Tingkat V (Nindya) adalah tujuan tanpa cela dalam gerakan IB yakni Parpol mulai membuka diri terhadap calon-calon lain dalam hal ini Capres Parpol menggandeng Calon yang di SULUH IB, dengan catatan Capres Parpol dan Cawapres Hasil SULUH IB sama-sama menyetujui kontrak politik IB sebagai modal untuk maju sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2014, Maka Gerakan IB menggerakan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB) maupun dana hasil pengalangan sumbangan/donasi bekerjasama dengan Parpol untuk memenangkan Capres dan cawapres pada Pilpres 2014. 
  4. Tingkat IV (Madya) adalah tujuan menengah dalam gerakan IB yakni Parpol mulai membuka diri terhadap calon-calon lain dalam hal ini Capres Parpol menggandeng Calon yang di SULUH IB, dengan catatan Capres Parpol menerima kontrak politik IB dengan penyesuaian sesuai kesepakatan IB dengan Parpol pengusung. Jika tujuan ini yang menjadi target, maka Gerakan IB menggerakan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB) maupun dana hasil pengalangan sumbangan/donasi bekerjasama dengan Parpol untuk memenangkan Capres dan cawapres tersebut pada Pilpres 2014. 
  5. Tingkat III (Muda) adalah tujuan awal dalam gerakan IB yakni dimana kita menyadari bahwa dukungan masyarakat cukup baik dan merupakan hal yang lebih baik dimana Calon Pemimpin bersedia menjalankan kontrak politik masyarakat. Hal ini juga sudah kita syukuri bahwa catatan Capres dan Cawapres Parpol bersedia menerima kontrak politik yang kita bangun bersama. Jika tujuan ini yang menjadi target, maka Gerakan IB akan mengarahkan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB) maupun dana hasil pengalangan sumbangan/donasi untuk memilih Capres dan cawapres tersebut pada Pilpres 2014. 
  6. Tingkat II (Calon) adalah tujuan yang calon terjadi dimana calon pemimpin belum mau terlalu terikat /perlu penyesuaian kontrak politik dengan masyarakatnya. Dimana masyarakat juga belum menyadari sepenuhnya hak dan kewajibannya sehingga dukungan gerakan ini kurang sehingga tidak calon yang dapat di SULUH. Jika tujuan ini yang menjadi target, maka Gerakan IB akan mengarahkan seluruh kekuatan baik  Relawan  (KARIBIIBRITIBRAPIB, DIB) namun untuk dana tidak kita alokasikan untuk pemenangan Capres dan cawapres tersebut pada Pilpres 2014 dan lebih baik kita konsentrasi pemberdayaan masyarakat kedepannya untuk lebih memahami hak dan tanggungjawabnya dalam pembangunan Indonesia. 
  7. Tingkat I (Bakal) adalah tujuan bakal adalah tujuan yang bakal terjadi jika Partai Politik (parpol) masih tetap dengan pendiriannya, kontrak politik tidak ada dalam aturan negara, walaupun ini berlaku secara personal pemimpin dengan masyarakatnya. Dan dukungan gerakan IB ini kurang mendapatkan respon yang bisa terjadi karena kita kurang mampu meyakinkan atau memang masyarakat yang sudah apatis dengan keadaan dan gerakan ini dianggap sama saja dengan lainnya. Jika hasil ini yang kita peroleh, maka dengan besar hati kita tidak mengarahkan dukungan ke siapapun baik dukungan relawan maupun dana. Pilihan pada pemilu legislatif dan Pilpres, kita serahkan ke masing-masing pribadi relawan. Dan menjadi tugas selanjutnya untuk mewujudkan target IB Jangka Menengah dan jangka panjang, sehingga kedepan  kita dapat lebih fokus pemberdayaan masyarakat dan membantu teman-teman didaerah agar pilkada tidak semata dimenangkan oleh kekuatan uang. Namun lebih pada kekuatan tekad Calon Pemimpin untuk membangkitkan daerahnya melalui berani menandatangani kontrak politik dengan masyarakatnya

Setelah target IB dapat memberikan jawaban APA, maka selanjutkan kita memberikan jawaban bahwa Target IB yang kita susun mampu menjawab pertanyaan KAPAN? dan MENGAPA? pada bahasan target Indonesia bangkit Bagian ke-2. Sedangkan pada Bagian ke 3 sebagai bahasan terakhir tentang Syarat Indonesia bangkit.



Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Target Indonesia Bangkit (IB) dalam Pilpres 2014 (Bag.1)"

Zamroni Yunika Sani mengatakan...

pertamak... testing awal..

Indonesia Bangkit mengatakan...

silakan bop.. semoga bisa menjadi warna baru dalam sistem demokrasi di negeri ini

Irhas Abdul Rosyid mengatakan...

Sip bop (y) . . Mengingatkan bop, bahwa organisasi kemasyarakatan sesuai dengan Permendagri tidak boleh berafiliasi dengan parpol. dijaga, jangan sampai ada yang mengarah atau mengisukan negatif ke sana. .

Irhas Abdul Rosyid mengatakan...

:v. . . yang poin 7 ada "parai" dan "kekeh" tidak bahasa Indonesia baku bop . . He

Indonesia Bangkit mengatakan...

terima kasih atas pengingatnya bop Irhas Abdul Roshid..
memang Gerakan ini belum sampai seperti organisasi. sedangkan ayobai lebih pada fasilitator.
lalu bagaimana kira2 tanggapannya tentang parpol yang rata2 memiliki organisasi sebagai underboundnya ?
ini juga yang mungkin menyebabkan RUU ormas menjadi perdebatan dan belum selesai.
terima kasih bop

Indonesia Bangkit mengatakan...

siip. terima kasih atas koreksinya.. kita perbaiki.. :jempol: